Sabtu, 22 September 2012
MADINAH (Suara Karya): Jemaah haji Indonesia kloter pertama baru berangkat ke Arab Saudi pada Jumat (21/9). Namun, Kota Madinah sudah mulai dipenuhi tamu Allah dari berbagai negara.


Sejak Selasa (18/9), Kota Nabi sebagai daerah pertama yang dikunjungi semua jemaah haji gelombang I ini (gelombang II langsung ke Mekah, kemudian baru ke Madinah), mulai ramai. Pusat-pusat jajanan dan pertokoan mulai dibuka. Para pedagang musiman juga mulai menggelar lapak.
Menurut pantauan Suara Karya, tak satu jengkal pun sudut Masjid Nabawi yang sepi. Semua terisi penuh oleh jemaah haji lintas benua. Ratusan ribu tamu Allah dari berbagai penjuru dunia memadati lokasi ibadah yang menyatu dengan makam Nabi Muhammad Saw serta sahabat Umar bin Khattab RA dan Abu Bakar RA itu.
Sejak pukul 03.00 waktu Arab Saudi (WAS) hingga menjelang azan Subuh, jemaah mengalir bagai air bah memenuhi masjid. Mereka berlomba-lomba mendapatkan tempat di Raudhah yang terletak di antara mimbar dan Makam Nabi.
Tak hanya Subuh, pada jam-jam shalat lain pun-Zuhur, Asar, Maghrib, dan Isya-masjid yang dibangun pada tahun pertama Hijriah itu disesaki jemaah. Masjid Nabawi ditutup sekitar pukul 00.00 WAS dan dibuka kembali tiga jam kemudian. Saat ditutup itulah, pengelola membersihkan masjid.
Jemaah haji Indonesia sendiri tiba Jumat kemarin. Cuaca panas menyambut kedatangan mereka. "Suhu udara di Arab Saudi diperkirakan berkisar 25-40 derajat celsius," kata Kepala Teknis Urusan Haji (TUH) yang juga Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1433 H/2012, Saerozi Dimyati, kepada wartawan di Madinah kemarin.
Karena itu, dia mengimbau jamaah haji agar benar-benar mempersiapkan fisik dan kesehatan. Suhu udara di siang hari hingga 40-42 derajat celsius, sedangkan di pagi hari sekitar 28 derajat celsius.
Menurut Dirjen Pembinaan Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Kemenkes Slamet Riyadi, karena cuaca panas, maka jemaah harus banyak meminum air putih sehingga tak mengalami dehidrasi. "Saat melaksanakan ibadah di Masjid Nabawi, jangan lupa perbanyak minum air putih," ujarnya.
Sementara itu, Wagub Jatim Syaifullah Yusuf melepas keberangkatan 444 calon haji kloter pertama Embarkasi Surabaya. Rombongan berangkat Jumat kemarin dan merupakan bagian dari total 35.454 jemaah haji yang akan diberangkatkan dari Embarkasi Surabaya.
Menurut Syaifullah, jemaah yang diberangkatkan dari Embarkasi Surabaya hanya 80 kloter atau 10 kloter lebih sedikit dibanding tahun lalu. "Kami berpesan agar jemaah haji menjaga kesehatan, karena ibadah haji membutuhkan kekuatan fisik, terutama saat wukuf," ujarnya di Bandara Juanda Surabaya kemarin.
Syaifullah meminta jemaah haji agar tolong-menolong selama berada di Tanah Suci. Jemaah juga diminta tidak keluar sendiri-sendiri agar tidak sampai tersesat.
Dari 80 kloter yang dijadwalkan berangkat lewat Embarkasi Surabaya, 76 kloter berasal dari Jatim dan 4 kloter lagi dari Bali dan NTT. Kloter pertama kemarin dikawal 5 petugas yang terdiri dari dua perawat, satu dokter, dan dua tim pembimbing ibadah haji. (Yudhiarma/Andira)
http://www.suarakarya-online.com

0 komentar:

Poskan Komentar

top