Untuk mendengarkan atau mendownload  silahkan klik dibawah ini:

Ceramah · Abdullah Zaen · Tafsir Surat 113, Surat Al Falaq


TAFSIR SURAT AL-FALAQ (WAKTU SUBUH)
Madaniyyah atau Makkiyyah. Surat Ke 113; 5 ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
Keutamaan Surat Al-Falaq dan An-Naas:
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sallam bersabda: Tahukah kamu ayat-ayat yang diturunkan pada malam ini yang tidak pernah dilihat ayat-ayat yang sepertinya, yaitu Qul Auudzu Birobbil Falaq (Al-Falaq) dan Qul Auudzu Birobbin Naas (An-Naas). (HR. Muslim).
Orang Islam Selalu Berlindung Kepada Allah Taala:
Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan Yang menguasai subuh, (1)
Katakanlah wahai Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sallam: Aku berlindung dan berpegang teguh kepada Tuhannya Al-Falaq, yaitu waktu subuh. Termasuk makna Tuhannya Al-Falaq adalah Tuhan yang membelah butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah.
Setiap muslim selalu berupaya agar hari-harinya dimulai semenjak waktu subuh dan bahkan sebelum subuh dia telah melaksanakan shalat malam untuk membuka hari itu agar mendapat berkah dan pertolongan Allah.
Berlindung dari Kejahatan Semua Makhluk: dari kejahatan makhlukNya, (2)
Berlindung dari kejahatan dan gangguan semua makhluk, meliputi manusia, jin, binatang-binatang, api neraka dll, bahkan termasuk didalamnya adalah berlindung dari kejahatan diri kita sendiri sebagaimana yang selalu dipanjatkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sallam dalam khotbah hajatnya kami berlindung kepada Allah dari kejahatan-kejahatan diri kami (Hadis Sahih).
Kejahatan dan Bahaya di Malam Hari: dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, (3)
Berlindung dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita yang di dalamnya terdapat keburukan-keburukan dan gangguan-gangguan.
Banyak sekali keburukan dan bahaya yang keluar pada malam hari, seperti binatang-binatang yang mengganggu, orang-orang jahat, pencuri, kemaksiatan dll.
Sihir adalah Haram dan Waspada dari Tukang sihir: dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, (4)
Berlindung dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul sambil membaca mantera-mantera dengan tujuan untuk sihir. Allah menyebut wanita-wanita tukang sihir karena kebanyakan yang melakukan itu adalah para wanita, adapun hukumnya maka termasuk didalamnya laki-laki.
Sihir adalah benar adanya akan tetapi janganlah kita takut terhadapnya dan disinilah perlunya selalu berlindung dan memohon pertolongan Allah, karena semuanya tidak mungkin terjadi kecuali dengan ijin Allah.
Bahaya Sifat Hasad dan Haram Hukumnya Serta Pelakunya Pasti Rugi dan Anjuran Untuk Berlindung Kepada Allah Taala dari Kejahatannya Agar Supaya Batal dan Gagal Tipu Dayanya:  dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki. (5)
Dan dari kejahatan orang yang dengki -yaitu orang yang membenci manusia atas nikmat yang diberikan Allah kepada mereka dan berharap agar nikmat tersebut hilang dari mereka- apabila ia telah mendengki.
Hasad atau dengki adalah sifat yang sangat tercela dan perangai yang sangat buruk serta akhlak yang sangat tidak terpuji, pelakunya pasti rugi dan menyesal serta amalannya terhapus. Termasuk hasad pula adalah Ain, yaitu pandangan mata yang timbul dari sifat hasad yang dapat merusak apa saja yang dipandangnya dengan ijin Allah. Semoga Allah melindungi kita dari sifat hasad, bahaya hasad dan Ain. amien.

0 komentar:

Poskan Komentar

top