Ibnu Abbas a berkata, "Syetan itu mendekam di dalam hati manusia, ketika ia lupa (tidak berdzikir kepada Allah) dan lalai dari Allah, dan leluasa menggodanya. Dan jika ia ingat (berdzikir) kepada Allah, maka syetan itu tidak akan mengusai jiwanya."
Al-Wabilush Shayyib, Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah, 72

Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata, "Pengaruh dzikir kepada Allah bagi hati, seperti pengaruh air bagi ikan. Bagaimana kondisi ikan itu jika ia berpisah dengan air."
Al-Wabilush Shayyib, Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah, 75

Makhul bin Abdillah rahimahullah berkata, "Berdzikir kepada Allah itu obat bagi hati, sedangkan membicarakan manusia itu penyakit bagi hati."
Fiqhul Ad'iyyati Wal Adzkar, Syekh Abdurrazaq bin Muhsin Al-Badr, 1/25.

0 komentar:

Poskan Komentar

top