MADINAH (KRjogja.com) - Razia pedagang lima (PKL) ternyata tak hanya dilakukan di Indonesia, namun ternyata polisi Madinah juga ketat terhadap penertiban PKL di seputar kawasan Masjid Nabawi. Tak hanya diusur, dagangan juga diangkut diatas truk oleh polisi (semacam Satpol PP) dan dibawa ke kantor polisi setempat.

Seperti dilaporkan wartawan KR dari Madina, kemarin, polisi menilai keberadaan PKL yang berada di depan pintu gerbang masjid tersebut dirasakan mengganggu para jamaah calom haji yang akan bersholat arbain di masjid tersebesar kedua, setelah masjidil haram. 

Sebelumnya petugas suda memperingatkan kepada mereka agar menjauh dari pintu gerbang masjid, namun mereka dinilai bandel hingga dagangan mereka diangkut truk.

Sampai 23 September 2013 kemarin jamaah calhaj dari berbagai penjuru dunia mulai memadati kawasan masjid. Sementara calhaj yang sudah tinggal selama 8 hari di kota Makah, diberangkatkan ke Makkah untuk melaksanakan rankaian ibadah haji selanjutnya."Biasanya jamaah calhaj asal Indonesia menakai haji tamatuk, sehingga harus melakukan umrah wajib sebelum proses haji," jlas KH Nur Badri. (Mud)-http://kr.co.id

0 komentar:

Poskan Komentar

top