Allah Ta’ala telah menyiapkan surga sebagai tempat kembali hamba-hambaNya yang beriman dan beramal saleh. Banyak ayat al-Quran yang membahasnya. Demikian juga hadits-hadits yang shahih. Kita perlu mempelajarinya dan sering mengingatnya agar semakin rindu pada surga dan terus beramal.
Penghuni surga akan mendapatkan kenikmatan dan kebahagiaan yang sempurna. Allah berfirman:
إِنَّ الْأَبْرَارَ لَفِي نَعِيمٍ. عَلَى الْأَرَائِكِ يَنظُرُونَ. تَعْرِفُ فِي وُجُوهِهِمْ نَضْرَةَ النَّعِيمِ
“Orang-orang yang baik sungguh berada dalam kenikmatan. Mereka di atas dipan-dipan sambil memandang. Engkau bisa mengetahui di wajah mereka kebahagiaan karena nikmat.” (QS. al-Muthaffifin: 22-24)
Mereka mendapatkan berbagai kemewahan di sana. Nabi صلي الله عليه وسلم bersabda:
أَمْشَاطُهُمُ الذَّهَبُ ، وَرَشْحُهُمُ الْمِسْكُ ، وَمَجَامِرُهُمُ الأَلُوَّةُ الأَنْجُوجُ عُودُ الطِّيبِ ، وَأَزْوَاجُهُمُ الْحُورُ الْعِينُ، عَلَى خَلْقِ رَجُلٍ وَاحِدٍ عَلَى صُورَةِ أَبِيهِمْ آدَمَ، سِتُّونَ ذِرَاعًا فِي السَّمَاءِ.
“Sisir-sisir mereka emas, keringat mereka minyak wangi misk, kayu wewangian mereka gaharu, isteri mereka bidadari, dan postur mereka sama, seperti kakek mereka Adam, enam puluh hasta.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Mereka akan dibebaskan dari semua kesulitan, termasuk meludah sekalipun. Nabi صلي الله عليه وسلم bersabda:
لاَ يَبُولُونَ وَلاَ يَتَغَوَّطُونَ وَلاَ يَتْفِلُونَ وَلاَ يَمْتَخِطُونَ
"Mereka tidak kencing, tidak berak, tidak meludah dan tidak keluar ingus." (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Derajat terendah di surga melebihi kenikmatan para raja di dunia, bahkan melebihi dunia seisinya. Nabi صلي الله عليه وسلم bersabda:
إِنِّي لأَعْلَمُ آخِرَ أَهْلِ النَّارِ خُرُوجًا مِنْهَا وَآخِرَ أَهْلِ الْجَنَّةِ دُخُولاً الْجَنَّةَ: رَجُلٌ يَخْرُجُ مِنَ النَّارِ حَبْوًا، فَيَقُولُ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى لَهُ: اِذْهَبْ فَادْخُلِ الْجَنَّةَ. فَيَأْتِيهَا فَيُخَيَّلُ إِلَيْهِ أَنَّهَا مَلأَى، فَيَرْجِعُ فَيَقُولُ: يَا رَبِّ وَجَدْتُهَا مَلأَى. فَيَقُولُ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى لَهُ: اِذْهَبْ فَادْخُلِ الْجَنَّةَ. قَالَ: فَيَأْتِيهَا فَيُخَيَّلُ إِلَيْهِ أَنَّهَا مَلأَى، فَيَرْجِعُ فَيَقُولُ: يَا رَبِّ وَجَدْتُهَا مَلأَى. فَيَقُولُ اللَّهُ لَهُ: اذْهَبْ فَادْخُلِ الْجَنَّةَ، فَإِنَّ لَكَ مِثْلَ الدُّنْيَا وَعَشَرَةَ أَمْثَالِهَا أَوْ إِنَّ لَكَ عَشَرَةَ أَمْثَالِ الدُّنْيَا.قَالَ: فَيَقُولُ: أَتَسْخَرُ بِي أَوْ أَتَضْحَكُ بِي وَأَنْتَ الْمَلِكُ؟ قَالَ: لَقَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ ضَحِكَ حَتَّى بَدَتْ نَوَاجِذُهُ. قَالَ: فَكَانَ يُقَالُ ذَاكَ أَدْنَى أَهْلِ الْجَنَّةِ مَنْزِلَةً.
"Sungguh aku tahu penghuni neraka yang terakhir keluar darinya dan penghuni surga yang terakhir memasukinya; seorang yang keluar dari neraka dengan merangkak, maka Allah berkata kepadanya: Pergi dan masuklah surga! Ia mendatanginya dan melihatnya seolah-olah penuh. Iapun kembali dan berkata: Tuhanku, aku mendapatkannya telah penuh. Allah pun berkata kepadanya: Pergi dan masuklah surga! Ia mendatanginya dan melihatnya seolah-olah penuh. Iapun kembali dan dan berkata: Tuhanku, aku mendapatkannya telah penuh. Allah berkata kepadanya: Pergi dan masuklah surga, sungguh kamu berhak mendapatkan seisi dunia dan sepuluh kali lipatnya. Ia pun bertanya: Apakah Engkau mengejek atau menertawakanku – dan Engkaulah Sang Penguasa - ? Ibnu Mas’ud berkata: Sungguh saya melihat Rasulullah صلي الله عليه وسلم tertawa sampai kelihatan gigi taring beliau. Ibnu Mas’ud berkata: Dan dikatakan bahwa itulah penghuni surga yang paling rendah kedudukannya. (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Satu celupan saja dari kenikmatan surga akan melupakan kita semua kesusahan yang pernah dirasakan di dunia. Nabi صلي الله عليه وسلم  bersabda:
يُؤْتَى بِأَنْعَمِ أَهْلِ الدُّنْيَا مِنْ أَهْلِ النَّارِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، فَيُصْبَغُ فِي النَّارِ صَبْغَةً، ثُمَّ يُقَالُ: يَا ابْنَ آدَمَ، هَلْ رَأَيْتَ خَيْرًا قَطُّ؟ هَلْ مَرَّ بِكَ نَعِيمٌ قَطُّ؟ فَيَقُولُ: لاَ وَاللَّهِ يَا رَبِّ. وَيُؤْتَى بِأَشَدِّ النَّاسِ بُؤْسًا فِي الدُّنْيَا مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَيُصْبَغُ صَبْغَةً فِي الْجَنَّةِ، فَيُقَالُ لَهُ: يَا ابْنَ آدَمَ، هَلْ رَأَيْتَ بُؤْسًا قَطُّ؟ هَلْ مَرَّ بِكَ شِدَّةٌ قَطُّ؟ فَيَقُولُ: لاَ وَاللَّهِ يَا رَبِّ، مَا مَرَّ بِي بُؤُسٌ قَطُّ، وَلاَ رَأَيْتُ شِدَّةً قَطُّ.
“Pada hari kiamat akan didatangkan orang yang paling banyak kenikmatan di dunia di antara penghuni neraka. Lalu ia dicelupkan ke dalam neraka satu celupan, lalu ditanya: “Apakah engkau pernah melihat kebaikan dan merasakan kenikmatan?” Iapun menjawab: “Demi Allah tidak, wahai Tuhanku.” Dan akan didatangkan orang yang paling sengsara di dunia di antara penduduk surga. Lalu ia dicelupkan di surga satu celupan, lalu ditanya: “Apakah engkau pernah melihat kesengsaraan dan merasakan kesusahan?” Iapun menjawab: “Demi Allah tidak wahai Tuhanku, aku tidak pernah mengalami kesengsaraan dan tidak pernah melihat kesusahan sama sekali.” (HR. Muslim)
Yang disebut di atas hanyalah sebagian dari kenikmatan surga yang amat banyak. Mungkin sekarang anda sudah punya bayangan tentang indahnya surga. Ketahuilah bahwa semua bayangan anda itu salah. Surga jauh lebih nikmat dan indah dari apa yang bisa anda bayangkan. Nabi صلي الله عليه وسلم bersabda (hadits qudsi):
قَالَ اللَّهُ: أَعْدَدْتُ لِعِبَادِي الصَّالِحِينَ مَا لاَ عَيْنَ رَأَتْ ، وَلاَ أُذُنَ سَمِعَتْ ، وَلاَ خَطَرَ عَلَى قَلْبِ بَشَرٍ
"Allah berkata: Telah Aku siapkan untuk hamba-hambaKu yang saleh apa-apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, tidak pernah di dengar oleh telinga, dan tidak pernah terdetik di hati manusia." (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Sekarang, tidakkah anda merindukan kenikmatan ini? Semua nikmat itu bisa kita raih, asal kita mau. Nabi صلي الله عليه وسلم bersabda:
كُلُّ أُمَّتِي يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ إِلاَّ مَنْ أَبَى. قَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ، وَمَنْ يَأْبَى: قَالَ: مَنْ أَطَاعَنِي دَخَلَ الْجَنَّةَ، وَمَنْ عَصَانِي فَقَدْ أَبَى
“Semua umatku akan masuk surga, kecuali yang enggan.” Para sahabat bertanya: Wahai Rasulullah, siapa sih yang enggan masuk surga? Rasulullah صلي الله عليه وسلم menjawab: “Barang siapa yang mentaatiku akan masuk surga. Dan barang siapa yang bermaksiat kepadaku, maka ia telah enggan. (HR. al-Bukhari)
Hanya saja anda perlu untuk sabar, karena jalan ke surga dipenuhi hal-hal yang bertentangan dengan nafsu syahwat kita. Nabi صلي الله عليه وسلم bersabda:
حُفَّتِ الْجَنَّةُ بِالْمَكَارِهِ وَحُفَّتِ النَّارُ بِالشَّهَوَاتِ
”Surga dikelilingi oleh hal-hal yang tidak disukai, dan neraka dikelilingi oleh kenikmatan.” (HR. Muslim)
Namun itu hanya selama anda hidup di dunia saja, dalam bilangan beberapa tahun, sebelum anda menikmati kebahagiaan yang sempurna dan abadi insyaAllah. Allah menjadikan kehidupan dunia sebagai penjara bagi kaum muslimin. Nabi صلي الله عليه وسلم bersabda:
الدُّنْيَا سِجْنُ الْمُؤْمِنِ وَجَنَّةُ الْكَافِرِ
"Dunia adalah penjara untuk mukmin dan surga bagi kafir.” (HR. Muslim)
Jadi, alam yang ada di hadapan anda sekarang adalah alam ujian, alam beramal dan bersabar. Jangan tergoda oleh kenikmatan semu dunia! Dan buah manis menanti jika anda lulus, yaitu surga yang sudah anda rindukan, seperti dikatakan: Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang di tepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.
(Sumber: Serambi Madinah)




0 komentar:

Poskan Komentar

top