Banyak pemberitaan palsu yang dibawakan oleh para pengikut Ahlul Bid’ah, Kaum Sufi, Ahbash dan bahkan Kaum Syi’ah yang mengatakan bahwa di atas kubah itu terdapat kuburan seorang “Salafy Wahabi” yang melekat/menempel dikubah hijau masjid Nabawi, karena konon ceritanya seorang wahabi itu hendak merobohkan, menghancurkan kubah tersebut, kemudian seorang wahabi itu di sambar petir dan mati melekat di sana.
Dan konon katanya (Qiila Wa Qoola) penjaga makam Rasulullah itu bermimpi agar seorang Wahabi yang mati di sana untuk tidak di ambil, tidak dimandikan, tidak dikafani, tidak disholatkan dan tidak dikuburkan jenazahnya selayaknya seorang muslim. Jenazahnya harus tetap menempel di situ Dengan maksud untuk peringatan bagi semua kaum Muslimin. Na’udzubillahi min dzaalik….
Ini adalah berita PALSU…..!!!!
Coba lihat lagi video ini, dalam video ini menunjukkan bahwa yang mereka kira (Ahlul Bid’ah) itu adalah kuburan seorang wahabi yang melekat di sana, merupakan sebuah Tingkap (jendela di atap) yang digunakan oleh masyarakat Islam sebelum zaman Kerajaan Sa’ud untuk digunakan sebagai tingkap (jendela di atas atap) apabila tiba musim panas. Dan sekarang jendela tersebut digunakan untuk membersihkan Kubah Hijau tersebut dari atas….
Tambahan :
Misteri Kubah Hijau Masjid Nabawi
Kubah Hijau
Kubah ini pertama kali dibangun pada 1279M; terakhir kali direnovasi dan dicat dengan warna hijau pada 1837M.
Kamar ‘Aisyah
Ini adalah ruangan tempat dimakamkannya Rasulullah. Dinding ruangan ini dibuat dari batu hitam dan bagian atapnya memiliki kubah kecil berwarna hitam yang disebut Qubah An-Nur. Kamar ini sama sekali tidak memiliki pintu dan sama sekali tertutup dari luar, kecuali sebuah jendela di atas kubah yang ditutup dengan teralis.
Pada tahun 1477M masjid Nabawi hancur karena kebakaran. Dinding Kamar dan dinding segi lima yang mengelilinginya mengalami retak dan harus diruntuhkan untuk untuk rekonstruksi. Ini adalah terakhir kalinya Kamar yang agung ini dapat terlihat dan terbuka untuk dimasuki. Kamar ini kembali ditutup pada 23 Januari 1477M.
Dinding Timah
Dinding ini ditanam disekeliling Makam Rasulullah oleh Sultan Nuruddin Zanki pada 1179M karena dia khawatir terhadap orang-orang kafir yang berusaha mencuri jasad Rasulullah.
Dinding Segi Lima
Pada tahun 709M Al-Walid bin Abdul Malik membangun 5 buah dinding di sekeliling Kamar Agung ini. Dinding ini tidak memiliki pintu ataupun jendela, oleh karena itu Kamar Agung ini benar-benar terkunci didalam dinding ini.
Misteri Kubah Hijau Masjid Nabawi
Bagian Dalam Kubah Hijau / Kamar ‘Aisyah
Sumber :

0 komentar:

Poskan Komentar

top