Sebuah meteor menerobos atmosfer dan meledak di angkasa Rusia tengah, Jumat, menimbulkan hujan bola api di sebuah kawasan luas dan gelombang hentakan yang memecahkan kaca-kaca jendela, merusak sejumlah bangunan dan mencederai lebih dari 1.000 orang.
Warga yang sedang pergi ke tempat kerja di Chelyabinsk mendengar suara seperti ledakan, melihat cahaya terang dan kemudian merasakan gelombang hentakan, kata seorang koresponden Reuters di kota industri itu, yang terletak sekitar 1.500 kilometer sebelah timur Moskow.
Bola api yang menurut badan antariksa Rusia Roscosmos melesat dengan kecepatan 30 kilometer per detik menerangi cakrawala, meninggalkan jejak putih panjang yang bisa dilihat hingga jarak 200 kilometer.
Suara alarm mobil meraung-raung, kaca-kaca jendela pecah dan jaringan telepon seluler terganggu. Kementerian Dalam Negeri Rusia menyatakan, ledakan meteor yang merupakan fenomena sangat langka itu juga menimbulkan dentuman sonik.
Meteor itu, yang memiliki berat sekitar 10 ton dan mungkin terbentuk dari besi, memasuki atmosfir Bumi dan pecah sekitar 30-50 kilometer di atas tanah, kata Akademi Sains Rusia.
Tidak ada laporan mengenai korban tewas, namun Kementerian Urusan Darurat Rusia mengatakan, 20.000 petugas penyelamat dan pembersih dikirim ke kawasan itu setelah Presiden Vladimir Putin meminta Menteri Urusan Darurat Vladimir Puchkov mengatasi gangguan itu dan membantu korban.
Kementerian Dalam Negeri Rusia mengatakan, sekitar 1.200 orang cedera, sedikitnya 200 dari mereka anak-anak, dan sebagian besar akibat pecahan kaca.
Kejadian diatas yang terjadi pada tanggal 15 Februari 2013, adalah sangat kecil bila dibandingkan dengan akan datangnya hari kiamat.
Tak ada seorang pun tahu kapan datangnya hari Kiamat. Hanya Allah yang tahu:
“Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: “Bilakah terjadinya?” Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba.” Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang bari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (Al A’raaf 187).
Kita hanya diberi tanda-tanda hari kiamat oleh Allah. Di antaranya keluarnya Dajjal, Ya’juj dan Ma’juj, turunnya Imam Mahdi dan Nabi Isa, matahari terbit dari barat, keluarnya binatang melata dari Mekkah, serta lenyapnya Al Qur’an dan Islam.
Allah menggambarkan kepada kita kedahsyatan Hari Kiamat:
“Hai manusia, bertaqwalah kepada Tuhan (Allah) kalian; sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat). (Ingatlah) pada hari (ketika) kalian melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang  disusuinya dan gugurlah segala kandungan wanita yang hamil dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk padahal mereka semuanya tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat keras.” (Al-Hajj: 1-2)

“Maka bagaimanakah kalian akan dapat melihat dirimu, jika kalian tetap kafir kepada hari yang menjadikan anak-anak menjadi beruban.” 
(Q.S. Al-Muzammil: 17).
“Kiamat itu hari yang paling dahsyat dan pahit. Jantung naik ke kerongkongan dalam penuh kegundahan.” (QS. Al-Mu’min: 18)
“Apabila matahari digulung, 
dan apabila bintang-bintang berjatuhan,
dan apabila gunung-gunung dihancurkan,
dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan (tidak diperdulikan)
dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan,
dan apabila lautan dijadikan meluap (Tsunami besar)” [At Takwiir 1-6]
“Apabila langit terbelah,
dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan,
dan apabila lautan menjadikan meluap” [Al Infithaar 1-3]
“Apabila terjadi hari kiamat, tidak seorangpun dapat berdusta tentang kejadiannya.
(Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain),
apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya, dan gunung-gunung dihancur luluhkan seluluh-luluhnya, maka jadilah ia debu yang beterbangan” [Al Waaqi'ah 1-6]
“Hari Kiamat, apakah hari Kiamat itu?
Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu?
Pada hari itu manusia adalah seperti anai-anai yang bertebaran, dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihambur-hamburkan. ” [Al Qaari´ah 1-5]
“Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat), dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya” [Al Zalzalah 1-2]
“Apabila langit terbelah, dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya langit itu patuh, dan apabila bumi diratakan, dan dilemparkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong” [Al Insyiqaaq 1-4]
Dan pada hari ditiup sangkakala maka terkejut takut semua yang di langit dan yang di bumi, kecuali yang di kehendaki oleh Allah (QS An-Naml : 87)
Dan pada saat itu terguncang bumi, dan manusia bagaikan orang mabuk sehingga ibu yang mengandung gugur kandungannya, dan yang menyusui lupa terhadap bayinya, dan anak-anak segera beruban, dan setan-setan berlarian. Maka keadaan itu berlaku beberapa lama, kemudian Allah menyuruh Israfil meniup yang kedua
Dan ketika ditiup sangkakala maka matilah semua yang di langit dan bumi kecuali yang dikehendaki Allah, kemudian ditiup lagi tiba-tiba mereka bangun dan melihat (QS Azzumar : 68)
“Tiada siksaan atas mereka melainkan dengan satu teriakan suara saja, maka tiba-tiba mereka semua mati”  
(Q.S. Yaasiin: 29).
“Dan orang-orang yang bertaqwa kepada Tuhan mereka (ALLAH SWT.) mereka akan digiring kesurga dengan berombong-rombongan.” 
(Q.S. Az-Zumar: 73).

http://media-islam.or.id

0 komentar:

Poskan Komentar

top