Madeenah Maghrib 
(Surahs Falaq and NasSheikh Budayr 


Download Audio

http://www.haramain.info/


AL-FALAQ
(Waktu Subuh)
MUQADDIMAH
Surat ini terdiri atas 5 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-Fiil. Nama “Al-Falaq” diambil dari kata Al-Falaq yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya waktu subuh. Diriwayatkan oleh Abu Daud, At Tirmidzi dan An-Nasa-i dari ’Uqbah bin ’Aamir bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam shalat dengan membaca surat Al-Falaq dan surat An-Naas dalam perjalanan.
Pokok-pokok isinya:
Perintah agar kita berlindung kepada Allah subhanahu wa ta’ala dari segala macam kejahatan.

سورة الفلق
(WAKTU SUBUH)
Surat ke 113 : 5 ayat
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
ALLAH PELINDUNG DARI SEGALA KEJAHATAN.
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ
1. Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh,
مِن شَرِّ مَا خَلَقَ
2. dari kejahatan makhluk-Nya,
وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ
3. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,
وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ
4. dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul[1],
وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
5. dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki”.
PENUTUP
Surat Al Falaq memerintahkan kepada orang-orang yang beriman untuk memohon perlindungan kepada Allah s.w.t. dari segala kejahatan.
HUBUNGAN SURAT AL-FALAQ DENGAN SURAT AN-NAAS:
1. Kedua-duanya sama-sama mengajarkan kepada manusia, hanya kepada Allah-lah menyerahkan perlindungan diri dari segala kejahatan.
2. Surat Al-Falaq memerintahkan untuk memohon perlindungan dari segala bentuk kejahatan, sedang surat An-Naas memerintahkan untuk memohon perlindungan dari jin dan manusia.

(1) Biasanya tukang-tukang sihir dalam melakukan sihirnya membikin buhul-buhul dari tali lalu membacakan jampi-jampi dengan menghembus-hembuskan napasnya ke buhul tersebut.

AN-NAAS
(Manusia)
MUQADDIMAH
Surat ini terdiri atas 6 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-Falaq.  Nama “An-Naas” diambil dari “An-Naas” yang berulang kali disebut dalam surat ini yang artinya manusia.
Pokok-pokok isinya:
Perintah kepada manusia agar berlindung kepada Allah dari segala macam kejahatan yang datang ke dalam jiwa manusia dari jin dan manusia.
سورة الناس
(MANUSIA) 
Surat ke 114 : 6 ayat
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
ALLAH PELINDUNG MANUSIA DARI KEJAHATAN BISIKAN SYAITAN DAN MANUSIA.
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ1. Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.
مَلِكِ النَّاسِ
2. Raja manusia.
إِلَهِ النَّاسِ
3. Sembahan manusia.
مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ
4. dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,
الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ
5. yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia.
مِنَ الْجِنَّةِ وَ النَّاسِ
6. dari (golongan) jin dan manusia.
PENUTUP
Al-Qur’an dimulai dengan surat Al-Faatihah yang di antara isinya ialah agar manusia memohon hidayah ke jalan yang lurus dan memohon pertolongan kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan diakhiri dengan surat An-Naas yang menganjurkan agar manusia memohon perlindungan kepada Allah dari segala kejahatan.
http://abihumaid.wordpress.com

0 komentar:

Poskan Komentar

top