Compact_penerbangan120710

JAKARTA: Hari-hari ini calon jamaah haji Indonesia mulai berangkat ke Tanah Suci. Bagi mereka yang akan pergi ke Mekkah, perlu persiapan matang baik secara fisik, perlengkapan, dan kesehatan. 

Prof. Tjandra Yoga Aditama, Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan, menyampaikan beberapa pesan kesehatan bagi jamaah yang akan berangkan pada musim haji 2012 ini.

Berikut ini beberapa pesan kesehatan haji yang disampaikannya hari ini (Jumat 21/9):

1. Cek kesiapan terakhir obat-obatan yang akan dibawa. Jangan sampai ada obat yang perlu tapi tertinggal, dan pastikan jumlahnya cukup sejak berangkat sampai kembali ke Tanah Air.

2. Kalau sejak di Indonesia sudah ada penyakit kronik yang biasa di derita, maka cek juga--bila ada--surat dari dokter yang biasa merawat, untuk diberikan ke dokter kloter dan atau dokter di Sektor/Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Mekkah dan Madinah, supaya petugas kesehatan mengetahui riwayat dasar penyakit kita, sehingga penanganan di Arab Saudi dapat lebih baik lagi.

3. Memang seringkali ada berbagai acara dengan kerabat yang biasa dijalani sebelum berangkat, tapi ingatlah untuk tidak terlalu lelah, agar perjalanan beberapa jam di pesawat dapat berjalan baik.

4. Selama di asrama haji embarkasi, beberapa hal perlu diperhatikan adalah ikuti pengecekan kesehatan, perbanyak istirahat, jangan lupa minum obat, kalau memang ada obat rutin yang harus dikonsumsi karena penyakit tertentu. Bila ada keluhan kesehatan, segerta hubungi poliklinik di asrama embarkasi yang dikelola Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) DitJen P2PL setempat.

5. Selama penerbangan, utamanya tentu melakukan ibadah, dan tetap jaga kesehatan. Sesampai di Jeddah, juga tersedia fasilitas pelayanan kesehatan Indonesia. Dalam perjalanan Jeddah-Madinah, tetap jaga kesehatan.

6. Sesampainya di Madinah, upayakan agar istirahat dulu di pondokan karena baru melakukan perjalanan panjang. Kalau sudah lebih segar badannya, baru berangkat ke Masjid Nabawi untuk beribadah.

7.  Ingatlah bahwa hari Arafah yang merupakan puncak Ibadah Haji masih cukup jauh kedepan. Jadi, jangan terlalu menghabiskan tenaga selama di Madinah, apalagi jalan-jalan yang tidak terlalu perlu.

8. Selama perjalanan, ikuti anjuran petugas kesehatan agar dapat tetap sehat. "Selamat menunaikan Ibadah Haji, semoga hajinya mabrur, dan  tetap sehat," ujar Tjandra. (sut)

3 komentar:

Pusat Obat Herbal mengatakan...

Saya jadi keingetan pengen nge-hajiin kedua orangtua saya..
mudah2an 8 langkah ini dapat dirasakan kedua orang tua saya suatu hari..amien
terimakasih infonya

ferry lazzuardo mengatakan...

terima kasih atas informasinya..
semoga bermanfaat bagi kita semua mobil Masa Depan

sukses selalu

suspensi mobil mengatakan...

nice share. nice post. semoga bermanfaat bagi

kita semua :)
keep update! Suspensi mobil

Poskan Komentar

top